Modul 1

Alasan perpustakaan bekerjasama:

1. Meningkatnya jumlah buku yang diterbitkan.

2. Semakin banyaknya jenis media.

3. Kebutuhan pemakai

4. Tuntutan masyarakat untuk memperoleh informasi ( tidak dibatasi jarak dan waktu)

5. Perkembangan teknologi komputer dan telekomunikasi

6. Tuntutan masyarakat

– Jaringan perpustakaan : kumpulan perpustakaan yang melayani sejumlah badan/ instansi/ lembaga yang melayani berbagai instansi atau memberikan sejumlah jasa sesuai dengan rencana terpadu untuk mencapai tujuan bersama.

– Library cooperative = kerja sama perpustakaan. Perbedaan berjasama perpust dengan jaringan perpust, bila kerjasama tidak harus ada komputer dan telekomunikasi. Tapi jaringan mutlak harus ada komputer dan telekomunikasi.

– Konsorsium perpustakaan : dua perpustakaan atau lebih bekerja sama mengerjakan proyek dan dapat memakai komputer & telekomunikasi atau tidak. Mis. menyusun katalog induk dari 2 perpust atau lebih.

– jaringan bibliografi/bibliographic network = badan nirlaba yg bertujuan mencari laba dan memberikan sistem rujukan nasional dan internasional. Contoh. BRS, DIALOG, MEAD

Jenis informasi dilihat dari sasaran:

a. informasi ilmiah, berasal dari peneliti ditujukan peneliti yg lain.

b. informasi profesional, informasi berasal dari dan untuk pelaksana, pimpinan, pendidik.

c. Informasi komunitas, ditujukan pada tokoh masyarakat, pembentuk UU & media massa.

d. Informasi individu, ditujukan pada individu untuk kepentingan individu.

Jenis jaraingan :

1. Jaringan komputer/computer networks yaitu jaringan yang melibatkan berbagai jenis kompute.

2. Jaringan telekomunikasi, yaitu konsep jaringan khusus untuk bidang telekomunikasi.

3. Jaringan perpustakaan, ada library network dan information network. Library network adalahh kerjasama perpustakaan dalam bentuk jaringan. Information network yaitu suatu sitem terpadu dari badan-badan yang bergerak dlm bidang pengolahan informasi spt perpustakaan, pusat dokumentasi dll.

– Clearing house : tempat penyimpanan dokumen dgn tugas tambahan sbg pengumpulan, klasifikasi, distribusi informasi. Contoh. PDII-LIPI

– Pusat Liferal/Focal point : pusat yg menyediakan referal/rujukan untuk suatu bidang bagi ahli yg memerlukan. contoh Perpusnas.

– Pusat Analisis Informasi : pusat yg bertugas mempersiapkan “state of the art”/ monogram laporan/ analisis ttg suatu subyek.Contoh. Lembaga Penelitian Ekonomi masyarakat FEUI

– Pusat Informasi : pusat yg bertugas memberikan informasi suatu bidang khusus.mis Pusat informasi Pertanian.

– Komponen jaringan Informasi :

– Struktur organisasi

– Rencana kerjasama

– Simpul ( nodes)

– Pemakai

– Tingkat jasa peserta

– Sistem komunikasi antar simpul

– Kode pesan

– Katalog induk terpusat

– Pedoman pemilihan dokumen

– Prosedur evaluasi untuk kerja jaringan

– Program pelatihan

* Perbedaan utama jaringan perpustakaan dan jaringan informasi

1. tekanan jaringan informasi pada pengolahan informasi berbasis komputer.

2. Data yg diberikan jaringan informasi tidak selalu berupa data bibliografi, lebih banyak data numerik/tekstual.

* Sistem terpasang ( on line system) : penelusur menggunakan terminal terdapat hubungan langsung melalui fasilitas telekomunikasi dengan pangkalan data ( data base).

* Sistem lepas hubungan ( off line system) : tidak ada hubungan antara penelusur dengan komputer pusat.

* Jaringan Referal : fasilitas mengumpulkan & memencarkan data untuk sumber referal.

* Pialang informasi/information brokers : kantor melakukan penelusuran terpasang tapi tidak memasang fasilitas, jadi melalui perantara.

8 Pangkalan data : berisi teks lengkap majalah/surat kabar. Keuntungan :

1. Dapat diperoleh secara terpasang.

2. Material bersifat mutakhir.

3. Berkembang teknik simpan dan temu balik.

* Basis data teks : informasi sejenis direktori. Pangkalan data teks lengkap. Contoh. BRS, DIALOG, ORBIT.

* Bibliografi Utilities

1. OCLC = memberi jasa pengkatalogan, penelusuran

2. RLIN = jaringan perpust khusus di AS.

3. WLN = Washington Library Network

4. UTLAS

Jaringan menyediakan rujukan bibliografis cepat tapi tdk diiringi penyerahan dokumen asli/teks lengkap.

MODUL 2

* Library network/jaringan perpustakaan : kerja sama perpustakaan dalam bentuk jaringan.

* Information network/jaringan informasi : mengarah pada informasi, informasi tidak selalu identik dgn perpustakaan.

– Perpustakaan : sistem simpan, temu balik & sebar buku.

– Informasi : elemen simbolis yg digunakan untuk komunikasi pengetahuan ilmiah.

* Bentuk kerja sama perpustakaan :

1. Kerja sama Pengadaan

a. Pengadaan bersama

b. Mengembangkan koleksi masing-masing.

2. Pertukaran Publikasi

a. Metode langsung

b. Melalui biro pusat.

3. Penyusunan dan pengembangan katalog induk

– Katalog induk : katalog 2 perpustakaan atau lebih yg memuat lokasi perpustakaan yang memiliki.

4. Kerja sama pelayanan  teknis : pengolahan pengkatalogan, klasifikasi serta penentuan tajuk subyek.

5. Kerja sama penyimpanan : buku hadiah, buku deposit.

* Bentuk kerja sama lain :

1. Kerja sama pengkatalogan

2. Kerja sama katalogisasi dalam terbitan. KDT memuat data bibliografi sebuah buku yg ditempatkan dibalik halaman judul.

3. Kerja sama pemberian jasa informasi

– Silang Layan : resource sharing : masing-masing perpustakaan memberikan jasa untuk perpustakaan lain.

– Pinjam Antar Perpustakaan = interlibrary loan

4. Kerja sama penyusunan katalog induk

– Katalog induk : kerja sama antara 2 perpust/lebih dipakai untuk membantu pelaksanaan pinjam antar perpustakaan & pemberian jasa informasi pemakai.

* Hal-hal yg dipertimbangkan dlm menyusun katalog induk :

a. Tujuan

b. Wilayah

c. Bahan perpustakaan yang dicakup

d. Penjajaran entri

e. data bibliografi yg dimuat

f. Penyusunan dan revisi

g. Bentuk fisik

– ISBN : International Standard Book Number. Yg memberi Perpusnas.

– ISSN : International Standard Serial Number. Yg memberi PDII-LIPI

MODUL 3 PERSIAPAN & TIPE KERJA SAMA

* Syarat perpustakaan untuk menjadi peserta jaringan :
a. Perpustakaan memiliki koleksi.

b. Koleksi tsb terbuka untuk pemakai luar.

c. Memiliki anggaran tetap.

d. Ada petugas pengelola.